SIAPA KAMI

a. Komisi Diakonia dan Marturia (KDM) adalah salah satu komisi dibawah Gereja Kristen Indonesia Nederland (GKIN). Pengurus KDM terdiri dari 1 orang Ketua, 1 orang Sekretaris, 1 orang Bendahara dan beberapa orang anggota yang mewakili regio GKIN. Ketua Majelis GKIN adalah salah satu anggota Ex Officio. Masa bakti kepengurusan KDM GKIN adalah 3 tahun. 

b. Untuk kepengurusan ini masa bakti 2018 - 2021 posisi Ketua dijabat oleh Lucky F. Lumingkewas dari GKIN Rijswijk Den Haag, posisi Sekretaris dijabat oleh Hans Tromer dari GKIN Rotterdam Dordrecht dan posisi Bendahara dijabat oleh Mira Van Nimwegen dari GKIN Rotterdam Dordrecht. Beberapa anggotanya adalah Iskandar Gandasasmita (Ketua Majelis GKIN), Manik Kharismayekti dari GKIN Rijswijk Den Haag, Jeanne Wouters Possumah dari GKIN Arnhem Nijmegen, Patricia Sukarno dari GKIN Amstelveen dan Paul The dari GKIN Amstelveen. Atas nama Ministerium GKIN Pendeta pembina KDM adalah Marla Huliselan.

 

ADOPSI DESA

Bergerak dari Bantuan Karitatif menuju Pembangunan Transformatif

2 Kor 8:14

“Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan”.

 

APA ITU ADOPSI DESA?

  • Sama seperti adopsi anak, adopsi desa melibatkan 2 pihak, pihak yang mengadopsi dan pihak yang diadopsi
  • Pihak yang mengadopsi adalah jemaat GKIN, pihak yang diadopsi adalah jemaat yang berkekurangan di gereja atau keluarga yang berkekurangan di desa di Indonesia
  • Mengadopsi berarti selain membantu secara materi namun yang jauh lebih penting adalah berusaha mengerti dan menjadi bagian hidup dari pihak yang diadopsi. Diharapkan ada hubungan emosional saling mendoakan diantara kedua belah pihak.
  • Bantuan diberikan melalui KDM tiap bulan selama masa waktu tertentu

 

MENGAPA ADOPSI DESA?

  • Sudah saatnya GKIN memikirkan misi keluar gereja
  • Perubahan yang holistik membutuhkan proses panjang dan komitmen yang tinggi
  • Pengelolaan bantuan akan dilakukan secara profesional dan terukur
    • Akan dikembangkan website khusus untuk memberikan informasi secara berkala atas program yang berjalan dan dana yang dikumpulkan termasuk profil keluarga yang akan diadopsi
    • Akan ada beberapa volunteer yang akan bekerja dalam tim untuk mengelola program dan menyimpan database keluarga yang diadopsi dan mengadopsi
    • Perubahan pada keluarga yang dibantu juga akan diukur tingkat keberhasilannya (apakah ada peningkatan pendapatan keluarga setelah bantuan diberikan)

 

PILOT PROYEK ADOPSI DESA

  • Pilot proyek pertama akan dimulai di Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta.

MENGAPA MEMILIH DESA DI JAWA?

Sebagai pilot pertama diputuskan memilih desa dengan kriteria:

  • Mudah di monitor dan di evaluasi
  • Mudah dikunjungi saat jemaat berlibur ke Indonesia
  • Ada gereja yang aktif di lokasi
  • Ada lsm yang dapat membantu mengawasi

 

SIAPA YANG DIBANTU?

  • Jemaat GKJ Wiladeg yang hidup dalam kemiskinan
  • Memiliki anak-anak yang masih sekolah
  • Saat ini sekitar 51 jemaat yang akan dibantu melalui program adopsi desa

 

 

BEBERAPA KELUARGA YANG SIAP DIADOPSI

 

BERAPA BESAR BANTUANNYA?
Jemaat dipersilahkan memilih sesuai dengan kemampuannya

  • 15 euro/bulan
  • 25 euro/bulan
  • 35 euro/bulan
  • 50 euro/bulan
  • …..euro/bulan (silahkan isi sendiri)

 

BERAPA LAMA KOMITMEN BANTUANNYA?
Jemaat dapat memilih jangka waktunya

  • 1 TAHUN
  • 2 TAHUN
  • 3 TAHUN
  • 4 TAHUN
  • 5 TAHUN

 

DIPAKAI APA SAJA BANTUANNYA?

  • Sewa lahan pertanian
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian
  • Ternak kambing
  • Bantuan langsung
  • Ke anak sekolah (tas, sepatu, buku/alat tulis)

 

KERJASAMA DENGAN GKJ WILADEG

  • GKJ Wiladeg akan mengirimkan profil keluarga yang akan dibantu dengan kriteria yang sudah disepakati
  • KDM akan mengirimkan bantuan ke rekening bank GKJ Wiladeg sesuai dengan rencana program yang sudah disusun
  • GKJ Wiladeg akan menyalurkan bantuan ke keluarga atau kelompok masyarakat
  • Bantuan tidak akan diberikan dalam bentuk tunai melainkan dalam bentuk program (sewa lahan pertanian, pupuk, bibit, pelatihan, tas sekolah anak, dll)

 

BAGAIMANA CARANYA MENGADOPSI?

  • Silahkan langsung menghubungi perwakilan KDM di regio masing-masing
    • Iskandar Gandasasmita di GKIN Tilburg
    • Jean Wouters-Possuma di GKIN Arnhem/Nijmegen
    • Patricia Sukarno dan Paul The di GKIN Amstelveen
    • Hans Tromer dan Mira van Nimwegen di GKIN Rotterdam/Dordrecht
    • Lucky Lumingkewas dan Manik Kharisma di GKIN Rijswijk/Den Haag

 

JUMLAH KELUARGA YANG DIADOPSI

  • Jemaat GKIN bebas menentukan berapa jumlah keluarga yang akan diadopsi (1 keluarga di Belanda mengadopsi 1atau lebih keluarga di Indonesia)
  • Jemaat GKIN juga dapat mengajak keluarga GKIN lainnya untuk bersama-sama mengadopsi 1 keluarga (2 atau lebih keluarga di Belanda mengadopsi 1 keluarga di Indonesia)

 

BERHENTI MENGADOPSI

  • Keluarga GKIN dapat berhenti mengadopsi kapan saja (karena sakit, meninggal atau sebab lain)
  • KDM akan segera mencari keluarga yang menggantikan

 

KAPAN PROGRAM ADOPSI DESA DIMULAI?

  • Program adopsi desa akan diluncurkan pada bulan Januari 2019 serentak di seluruh kota dimana GKIN melayani
  • Sosialisasi internal kepada jemaat di masing-masing kota diharapkan dapat dilakukan sejak bulan November 2019